Sektor Infrastruktur Jadi Magnet Baru Investor Global, Saham Industri Ini Ramai Diburu!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sektor infrastruktur industri semakin menunjukkan peran penting dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Infrastruktur yang kuat kini tidak hanya meno...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sektor infrastruktur industri semakin menunjukkan peran penting dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Infrastruktur yang kuat kini tidak hanya menopang kegiatan industri, tetapi juga menjadi magnet bagi investor global yang mencari negara dengan konektivitas dan efisiensi tinggi.
Ekonom Indef, Ahmad Heri Firdaus, menegaskan kesiapan infrastruktur menjadi kunci daya saing Indonesia. โKalau kita lihat, investor global itu mencari negara yang sudah siap infrastruktur industrinya,โ ujarnya dalam acara IDX Channel LinkUP Market Movers di Bursa Efek Indonesia, ditulis Minggu (21/9/2025).
Heri menambahkan pemerintah saat ini gencar mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan program hilirisasi industri. Dukungan infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan mengingat sektor industri menyumbang hampir 20% terhadap PDB nasional.
Dari kacamata pasar modal, sektor infrastruktur terus menarik perhatian investor. Prospek pertumbuhan industri dan kualitas pengelolaan perusahaan menjadi alasan utama. Sub-sektor yang beragam seperti jalan tol melalui PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), pelabuhan lewat PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) dan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), telekomunikasi melalui PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL), hingga infrastruktur industri lewat PT Chandra Daya Investasi (CDIA), memberi pilihan investasi yang luas.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, menilai sentimen pasar tetap berperan besar dalam pergerakan saham. โMeski fundamental perusahaan penting, pergerakan harga saham tetap dipengaruhi sentimen pasar, likuiditas, serta kebijakan pemerintah. Investor kini selektif terhadap emiten dengan eksposur pada proyek strategis atau tren baru seperti energi hijau dan digitalisasi,โ jelas Reza.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...