Siap Gelar Right Issue, BUVA Tetapkan Harga Pelaksanaan Rp150 per Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), emiten bidang perhotelan dan real estat berencana melakukan penambahan modal dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMET...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), emiten bidang perhotelan dan real estat berencana melakukan penambahan modal dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) I atau disebut right issue dengan menerbitkan sebanyak 4.026.581.429 saham pada bulan November 2025.
Dalam tambahan informasi ke BEI, Senin (27/10/2025), disebutkan, Perseroan akan menerbitkan sekitar 16,36% saham baru bernilai nominal Rp50 per lembar dengan harga pelaksanaan Rp150 per saham. Jumlah dana yang akan diterima oleh Perseroan dalam PMHMETD I ini sebesar Rp603,987 miliar.
“Perseroan menawarkan sebanyak 4.026.581.429 saham biasa atau sekitar 16,36% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I dengan nilai nominal Rp50 per saham (saham baru),” tulis manajemen BUVA.
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten