Tarif Ekspor RI ke AS Turun Jadi 19%, Airlangga: Salah Satu yang Terendah dan Selamatkan 1 Juta Pekerja
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menurunkan tarif resiprokal untuk produk impor dari Indonesia dari 32% menjadi 19%. Penurunan ini diumumkan Presiden Donald Trump pada S...
Airlangga juga menyebut, kerja sama dagang ini akan mendorong masuknya investasi baru. "Trade ini akan diikuti oleh investasi. Jadi trade, investasi, services dan jasa keuangan ini yang menjadi objektif Bapak Presiden Pak Prabowo," ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, Jepang mendapat tarif lebih rendah dari AS yaitu 15%, setelah melakukan investasi jumbo di Amerika sebesar US$550 miliar. Investasi Jepang mencakup sektor energi, farmasi, hingga kelistrikan.
Sementara itu, joint statement antara Indonesia dan AS telah diumumkan secara resmi pada 22 Juli 2025. Pernyataan bersama ini memuat poin-poin penting yang mencerminkan komitmen politik dan arah kesepakatan perdagangan kedua negara ke depan.
"Joint statement itu adalah inti sari daripada joint statement yang sudah disepakati oleh dua pihak," kata Airlangga. Ia menyebut dokumen tersebut akan menjadi dasar pembahasan lanjutan menyangkut kepentingan kedua negara.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...