Terungkap! Ini Penyebab Harga Minyak Dunia Merosot Usai Kemenangan Trump!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia merosot pada penutupan perdagangan hari Rabu (6/11/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (7/11/2024) WIB. Penurunan disebabkan oleh penguatan dolar A...
Namun, harga minyak mulai pulih setelah aksi jual yang berlebihan di awal perdagangan. John Kilduff, mitra Again Capital di New York, mengatakan, "Reaksi pasar terhadap hasil pemilu ini berlebihan. Kemenangan Trump tidak akan menyebabkan industri AS menghadapi masalah besar yang memicu kelebihan pasokan."
Meski begitu, Kilduff mengingatkan, "Pasar masih menghadapi banyak tantangan, seperti ketegangan di Timur Tengah yang bisa mengganggu pasokan minyak global."
Kemenangan Trump juga berpotensi memperpanjang sanksi terhadap negara-negara penghasil minyak besar seperti Iran dan Venezuela. Giovanni Staunovo, analis UBS, menjelaskan, "Sanksi ini akan mengurangi pasokan minyak, yang bisa mendukung harga minyak."
Iran, anggota OPEC, memproduksi sekitar 3,2 juta barel per hari, setara dengan 3% dari produksi minyak dunia. Namun, menurut Alex Hodes, analis minyak di StoneX, sanksi terhadap Iran semakin sulit diterapkan karena negara ini semakin pintar menghindari pembatasan.
Di sisi lain, hubungan Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menambah ketegangan di Timur Tengah. Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates, menyatakan, "Ketegangan ini berpotensi mengganggu pasokan minyak, yang bisa mendorong harga naik."
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)