Terungkap! Ini Penyebab Harga Minyak Dunia Merosot Usai Kemenangan Trump!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia merosot pada penutupan perdagangan hari Rabu (6/11/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (7/11/2024) WIB. Penurunan disebabkan oleh penguatan dolar A...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia merosot pada penutupan perdagangan hari Rabu (6/11/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (7/11/2024) WIB. Penurunan disebabkan oleh penguatan dolar AS dan kekhawatiran investor terkait kebijakan luar negeri Presiden terpilih Donald Trump.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember turun 30 sen atau 0,42%, menjadi US$71,69 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari berkurang 61 sen atau 0,81%, mencapai US$74,92 per barel di London ICE Futures Exchange.
Penurunan harga ini terjadi setelah pemilu yang menguntungkan Trump memicu aksi jual besar-besaran di pasar minyak. Harga sempat terjun lebih dari US$2 per barel pada awal perdagangan.
Salah satu penyebab utama penurunan ini adalah menguatnya dolar AS. Dolar yang lebih kuat membuat harga minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Hal ini mengurangi permintaan dan akhirnya menekan harga minyak.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)