Trump Tekan Sekutu Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Rontok Lebih dari 5%
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Harga minyak dunia merosot pada akhir perdagangan Senin (16/3/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (17/3/2026) WIB. Penurunan ini terjadi seiring upaya Presiden Amerika Ser...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Harga minyak dunia merosot pada akhir perdagangan Senin (16/3/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (17/3/2026) WIB. Penurunan ini terjadi seiring upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menekan sekutu untuk mengamankan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah Brent merosot 2,84% menjadi 100,21 USD per barel di London ICE Futures Exchange. Harga ini merupakan patokan internasional untuk perdagangan minyak.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) jatuh 5,28% di New York Mercantile Exchange. Minyak WTI berakhir pada posisi 93,50 USD per barel. Sebelumnya, harga minyak AS ini sempat melampaui level 100 USD pada sesi yang sama.
Harga minyak telah melonjak sekitar 40% selama perang AS-Iran berlangsung. Angka tersebut mencapai level tertinggi sejak tahun 2022. Gangguan pengiriman di Selat Hormuz menjadi penyebab utama kenaikan tajam tersebut.
Selat Hormuz merupakan titik jalur energi yang sangat penting di dunia. Jalur sempit ini biasanya membawa sekitar 20% pasokan minyak global.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90