Wall Street Berakhir Beragam, S&P 500 Cetak Hat-Trick Kenaikan Tiga Hari Beruntun
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan hari Kamis (6/2/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (7/2/2025) WIB. Indeks S&P 500 menguat untuk hari ketiga berturut-t...
Di sisi lain, Philip Morris justru melonjak hampir 11%. Saham perusahaan rokok ini mencetak rekor tertinggi setelah laporan keuangannya melampaui ekspektasi analis.
Investor masih mencermati kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Awal pekan ini, ia mengumumkan tarif 10% pada impor dari China. Namun, sentimen pasar membaik setelah ia menunda bea masuk untuk barang dari Meksiko dan Kanada.
Kini, perhatian pasar tertuju pada laporan tenaga kerja Januari yang akan dirilis Jumat. Ekonom memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja non-pertanian hanya 169.000, lebih rendah dari 256.000 pada Desember.
Pasar masih bergerak dinamis. Investor terus mencermati laporan keuangan emiten dan kebijakan ekonomi yang bisa mempengaruhi pergerakan indeks ke depan.
- 1
- 2
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten