Wall Street Berhasil Menghijau, S&P 500 dan Nasdaq Kompak Menguat

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa sore (17/3/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (18/3/2026) WIB. Indeks S&P 500...

Wall Street Berhasil Menghijau, S&P 500 dan Nasdaq Kompak Menguat
Bacakan Artikel

Lonjakan harga minyak terjadi setelah Presiden Donald Trump memberikan pernyataan terbaru. Pada Senin, Trump menyebut koalisi pelindung pelayaran di Selat Hormuz sedang dikerjakan. Namun pada Selasa, melalui unggahan di Truth Social, ia menyatakan AS tidak butuh bantuan NATO atau negara lain.

Trump mengklaim telah menghancurkan militer Iran. "Karena fakta bahwa kita telah mencapai Kesuksesan Militer seperti itu, kita tidak lagi โ€œmembutuhkan,โ€ atau menginginkan, bantuan Negara-negara NATO โ€” KITA TIDAK PERNAH MEMBUTUHKANNYA," tulis Trump.

Saham sempat turun dari level tertingginya setelah unggahan tersebut muncul. Di saat yang sama, harga minyak mentah justru merangkak naik. Kondisi ini menunjukkan investor sebenarnya berharap adanya pembentukan koalisi.

Steve Sosnick, Chief Strategist di Interactive Brokers, melihat optimisme pasar masih ada. "Investor tetap berharap bahwa solusi cepat dan relatif tidak menyakitkan terhadap situasi ini akan ditemukan, dan ini akan terbukti menjadi yang terbaru dalam serangkaian peluang beli saat harga turun yang panjang dan relatif tidak terputus," jelas Steve Sosnick.

Wall Street terus memantau perkembangan perang lebih lanjut. Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, dilaporkan tewas dalam serangan udara semalam. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: