Wall Street Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru Ditopang Lonjakan Apple Inc.
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (1/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (2/5/2026) WIB. Indeks S&P 500 dan Na...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (1/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (2/5/2026) WIB. Indeks S&P 500 dan Nasdaq berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa, mengawali bulan Mei dengan kinerja solid.
Mengutip CNBC International, indeks S&P 500 (SPX) menguat 0,29% dan berakhir di level rekor 7.230,12. Indeks komposit Nasdaq (IXIC) melonjak 0,89% ke posisi tertinggi sepanjang masa di 25.114,44. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average (DJIA) terkoreksi 152,87 poin atau 0,31% ke level 49.499,27.
Penguatan indeks ditopang lonjakan saham Apple Inc. yang melesat lebih dari 3%. Raksasa teknologi tersebut melaporkan laba dan pendapatan kuartal II fiskal yang melampaui ekspektasi pasar, serta memberikan proyeksi pendapatan yang lebih baik untuk kuartal berjalan.
Kinerja positif Apple mampu menutupi penurunan penjualan iPhone yang kembali meleset dari estimasi untuk kedua kalinya dalam tiga kuartal terakhir. Meski demikian, optimisme investor terhadap prospek perusahaan tetap terjaga.
Di sisi lain, harga minyak dunia mengalami tekanan cukup dalam. Sentimen ini muncul setelah Iran dilaporkan merespons draf kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah melalui mediator Pakistan, terkait amandemen terbaru dari Amerika Serikat.
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...