Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja AS
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (stock futures) indeks saham Amerika Serikat bergerak tipis pada perdagangan Selasa (4/8/2026) malam waktu setempat atau Rabu (5/8/2026) pagi WIB setelah reli besar selama dua hari mendorong indeks S&P 500 mencetak rekor penutupan tertinggi baru. Fokus pelaku pasar kini beralih ke laporan ketenagakerjaan sektor swasta Amerika Serikat dan sejumlah laporan keuangan emiten besar.
Mengutip CNBC, futures S&P 500 naik 0,1%. Sementara itu, Dow Jones futures menguat 90 poin atau 0,2%. Sebaliknya, Nasdaq-100 futures turun 0,2%.
Pada perdagangan reguler sehari sebelumnya, Wall Street ditutup menguat. S&P 500 melonjak 1,8% dan untuk pertama kalinya ditutup di atas level 7.700. Indeks Dow Jones juga naik lebih dari 900 poin dan mencetak rekor penutupan baru.
Kenaikan pasar ditopang laporan kinerja keuangan emiten yang solid. Sentimen positif juga muncul setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengatakan AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Penurunan harga minyak ikut mendukung penguatan pasar. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 5,7% dan ditutup di USD75,77 per barel.
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Krom Bank (BBSI) Salurkan Fasilitas Kredit ke Pandai Gadai, Perluas Akses Pembia...
- Bos Lancartama Sejati Jual 750 Ribu Saham TAMA, Kepemilikan Menyusut
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...