Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja AS
"The only thing that really mattered was the question on ROI driving earnings higher and the question of whether or not earnings are in a bubble – and the answer is no," kata Levine kepada CNBC.
Pada perdagangan Rabu, investor juga akan mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan besar, termasuk Disney, Uber, Eli Lilly, E.l.f. Beauty, dan DoorDash.
Dari sisi ekonomi, pelaku pasar menunggu laporan ADP private payrolls untuk Juli. Konsensus Dow Jones memperkirakan sektor swasta menambah 75.000 lapangan kerja pada bulan lalu.
Selain itu, pasar juga akan memantau rilis S&P Global Services PMI serta ISM Non-Manufacturing PMI periode Juli sebagai petunjuk terbaru mengenai kondisi aktivitas sektor jasa di Amerika Serikat.
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya