Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja AS
Di perdagangan setelah bursa (after-hours), saham SpaceX turun hampir 7% setelah perusahaan milik Elon Musk melaporkan belanja modal kuartal II meningkat menjadi USD18,4 miliar.
Sementara itu, saham produsen chip Advanced Micro Devices (AMD) merosot 8% setelah laba yang disesuaikan hanya sedikit melampaui perkiraan analis.
Di sisi lain, saham Caterpillar naik lebih dari 5% setelah melaporkan kinerja kuartalan yang kuat, didorong meningkatnya pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Saham Palantir Technologies bahkan melonjak hampir 30% setelah merilis laporan keuangan kuartalan. Chief Executive Officer (CEO) Palantir, Alex Karp, menyebut hasil tersebut sebagai sesuatu yang "otherworldly".
Chief Investment Officer BNY Wealth, Alicia Levine, menilai perhatian utama investor kini tertuju pada kemampuan perusahaan meningkatkan laba.
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya