Wall Street Memerah, Indeks Dow Jones Anjlok Lebih dari 550 Poin
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin sore (4/5/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (5/5/2026) WIB. Tiga indeks utama t...
Meski pasar secara umum melemah, Hatfield memprediksi indeks S&P 500 masih bisa mencapai level 8.000 pada akhir tahun. Hal ini didorong oleh laporan laba kuartal pertama yang kuat. Harapan investor terhadap penyelesaian damai di Timur Tengah juga sempat membawa indeks mencapai rekor tertinggi beberapa hari sebelumnya.
Di sisi lain, saham sektor logistik mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin. Hal ini terjadi setelah Amazon mengumumkan pembukaan jaringan pengiriman dan logistiknya sendiri untuk bisnis lain. Persaingan baru ini memukul harga saham pemain logistik utama.
Saham GXO Logistics terjun bebas hampir 18%. Penurunan ini diikuti oleh saham UPS yang merosot 10% dan FedEx yang melemah 9%. Investor menilai langkah Amazon akan mengancam pangsa pasar perusahaan pengiriman tradisional tersebut.
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...