back to top

Hari Ini, Energi Mega Mulai Tawarkan Obligasi Rp1,15 Triliun, Bunga Tertinggi  8,60% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Hari ini, Senin 9 Februari 2026, PT  Energi Mega Persada  Tbk (ENRG) mulai melakukan Penawaran  Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 senilai Rp1,15 triliun.

Penawaran umum obligasi ini berlangsung hingga 10 Februari 2026. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik d pada 11 dan 13 Februari 2026. Adapun pencatatan Obligasi ENRG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 Februari 2026.

Berdasarkan prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 9 Februari 2026 , obligasi ENRG tersebut terdiri atas seri A sebesar Rp280,4 miliar dengan bunga tetap 7,50% per tahun dengan tenor lima tahun dan seri B Rp869,8 miliar berjangka waktu lima tahun dan bunga tetap 8,60% per tahun.

Bunga obligasi ENRG akan dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga obligasi pertama akan  dilakukan pada tanggal 13 Mei 2026. Sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, pada tanggal 13 Februari 2029 untuk seri A dan tanggal  13 Februari 2031 untuk seri B.

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sekitar 73,69% akan digunakan Perseroan untuk memberikan pinjaman kepada ITA, yang merupakan Perusahaan Anak Perseroan, yang selanjutnya akan digunakan ITA untuk membayar seluruh pokok utang beserta bunga kepada Bank Mandiri.

Sekitar 11,11%  akan digunakan Perseroan untuk memberikan pinjaman kepada EMA, yang merupakan Perusahaan Anak Perseroan, yang selanjutnya akan digunakan EMA untuk membayar sebagian pokok utang kepada Bank Mandiri

Sisanya akan digunakan Perseroan dan Perusahaan Anak untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan usaha Perseroan dan Perusahaan Anak.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ENRG I Tahap II Tahun 2026, yakni PT Mandiri Sekuritas,  PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM),  serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur BYAN Oliver Khaw Jual Sebagian Sahamnya dalam 3 Hari, Kantongi Dana Miliaran Rupiah

JAKARTA (STOCKWATCH.ID) – Oliver Khaw Kar Heng, Direktur PT...

BUMI Jadi Rebutan Investor Lokal, Pemegang Saham Bumi Resources Tembus 550 Ribu

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI)...

IHSG Kembali Naik 1,24% ke 8.131,738 Berkat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka melemah di 8.031,582, Indeks Harga Saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru