Elnusa Catat Kinerja Operasional Solid di Kuartal I 2026, Dukung Energi Nasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan kinerja operasi solid pada kuartal I 2026. Pencapaian ini mencerminkan konsistensi Perseroan menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan lini bisnis utama, peningkatan efisiensi operasional, serta ekspansi portofolio usaha.

Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo dalam siaran pers, Rabu 13 Mei 2026 mengatakan bahwa capaian ini merupakan bagian dari kontribusi aktif Perseroan dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional, Elnusa terus berkomitmen menghadirkan layanan yang andal dan terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir, guna memastikan kelancaran distribusi dan keberlanjutan pasokan energi di Indonesia,” ujar Andri dalam keterangannya.

Menurut Andri, kinerja positif Elnusa terutama didorong oleh segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Maret 2026, volume throughput jasa transportasi bahan bakar meningkat  22% secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan ini turut didukung oleh peningkatan aktivitas distribusi energi yang tercermin dari realisasi transportasi mencapai 7 juta kiloliter, pengelolaan depot bahan bakar minyak sebesar 965 ribu kiloliter dan LPG sebanyak 31 ribu ton, serta penjualan BBM inmar dan pelumas mencapai 52 ribu kiloliter. Selain itu, distribusi bahan kimia tercatat 31,55 ribu drum, sementara fuel retail 3 ribu kiloliter.

Pada lini jasa hulu migas terintegrasi, papar Andri, Elnusa mencatatkan kinerja operasional yang stabil melalui aktivitas survei seismik 3D seluas 47,08 km² dan survei 2D sepanjang 4,16 km. Untuk layanan sumur, well testing menjadi layanan dengan volume aktivitas tertinggi dengan penanganan sebanyak 2.578 sumur, diikuti wireline logging  327 sumur.

Aktivitas lainnya meliputi coiled tubing services sebanyak 139 sumur, cementing sebesar 70 sumur, hydraulic workover unit sebanyak 56 sumur, serta thru tubing services sebesar 33 sumur. Di sisi pengeboran, Elnusa juga menjalankan aktivitas modular rig pada 2 sumur, mencerminkan keberlanjutan proyek dan tingginya kebutuhan layanan hulu migas.

Selain memperkuat lini bisnis inti, jelas Andri, Elnusa juga terus mendorong diversifikasi usaha sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan memperluas jangkauan internasional melalui anak Usahanya Elnusa Fabrikasi Konstruksi dalam aktivitas trading OCTG yang melibatkan proyek di Aljazair (EFK – PIEP). Langkah ini  bagian dari upaya Elnusa dalam memperluas sumber pendapatan serta meningkatkan daya saing di pasar global.

Pada segmen jasa penunjang migas, Elnusa menunjukkan performa konsisten dengan tingkat utilisasi aset mencapai 95% serta pengelolaan 186 kontrak berjalan. Perseroan terus memperkuat kapabilitas melalui transformasi digital dan kolaborasi strategis, termasuk pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Di sisi marine support, operasional berjalan efisien dengan tingkat non-productive time yang sangat rendah, yaitu 0,02%, didukung oleh rata-rata operasional 65 unit kapal dan pelaksanaan 18 proyek non-asset based.

Andri menegaskan bahwa Elnusa akan terus memperkuat daya saing operasional melalui inovasi dan sinergi. “Ke depan, kami akan terus mengakselerasi penguatan kapabilitas layanan terintegrasi, meningkatkan efisiensi, serta memperluas diversifikasi bisnis guna menangkap peluang pertumbuhan baru, termasuk di pasar internasional, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” ungkapnya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BTN Gandeng MKP Garap Digitalisasi Wisata Bali, Potensi Transaksi Capai Rp280 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

Bank Indonesia Luncurkan Kalkulator Hijau versi 2, Begini Penjelasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry...

OJK Gandeng Australia Tangani 530 Ribu Kasus Scam di Sektor Keuangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru