Minta Restu RUPS, Kian Santang (RGAS) Tambah Lini Usaha Perdagangan Besar Konstruksi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) berencana mengembangkan lini usaha baru di bidang perdagangan besar konstruksi , Perkakas, Perlengkapan Perpipaan, dan Peralatan Pemanas lainnya.

Dengan penambahan bidang usaha KBLI 46739 ,diharapkan Perseroan akan meningkatkan daya saing Perseroan terutama dalam pekerjaan Minyak dan Gas. Tentu saja hal tersebut dengan melihat pekerjaan EPC dari proyek perminyakan dan gas bumi yang telah selesai dan berhasil dilaksanakan Perseroan sebelumnya.

Manajemen RGAS dalam laporan keterbukaan informasi, Selasa 14 April 2026 menjelaskan,  terkait rencana penambahan KBLI baru, Perseroan  memiliki kapasitas dan mampu dalam membentuk serta menetapkan tenaga ahli dan personel utama dengan kualifikasi sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh perusahaan pelanggan.

Dalam implementasinya, Perseroan mampu membentuk Tim Manajemen Proyek, Tim Rekayasa Proyek, Tim Pengadaan, Tim Pelaksanaan Konstruksi, dan Pengawas Proyek, yang terorganisir agar pekerjaan terstruktur dengan hasil yang baik dan memuaskan pelanggan.

Seluruh tenaga yang terdapat dalam tim adalah tenaga ahli dan/atau teknisi berkompeten serta berpengalaman & mempunyai reputasi yang baik di dalam melaksanakan beberapa proyek perminyakan dan gas bumi.

Menurut Manajemen RGAS, dari analisis sensitivitas, kenaikan struktur biaya merupakan faktor yang paling sensitif terhadap kelayakan usaha. Berdasarkan analisis keuangan yang telah dilakukan Penilai, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek keuangan adalah layak.

Sementara itu, berdasarkan hasil kajian dan analisa yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam rangka menentukan kelayakan usaha, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi berupa penambahan KBLI yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah layak.

Sesuai dengan ketentuan POJK 17/2020, Perubahan Kegiatan Usaha sebagaimana dijelaskan dalam Keterbukaan Informasi ini akan dimintakan persetujuannya kepada pemegang saham Perseroan dalam RUPS Perseroan yang rencananya akan diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 20 Mei 2026.

Lebih lanjut, di dalam Mata Acara RUPS terkait Perubahan Kegiatan Usaha akan terdapat pembahasan mengenai studi kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ancol (PJAA) Tebar Dividen Rp41,6 Miliar, Setara Rp26,05 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)...

Dapat Restu RUPS, Royaltama Mulia (RMKO) Gelar Right Issue Rp159,99 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) akan...

Mulai Hari Ini, NFC Indonesia (NFCX) Jual Kembali 4.255.200 Lembar Saham Tresuri

STOCKWATCH,ID (JAKARTA) - PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) mulai...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru