Absen Bagi Dividen, ADES Tunjuk Fany Soegiarto Jadi Presdir dan Jajal Bisnis Kembang Gula
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Akasha Wira International Tbk (ADES) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang d...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Akasha Wira International Tbk (ADES) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026.
Emiten produsen air minum dalam kemasan ini memilih menyimpan seluruh laba bersih tahun buku 2025. Nilainya mencapai Rp741,58 miliar. Dana tersebut akan digunakan sebagai laba ditahan.
"Menyetujui penggunaan Laba Bersih Tahun Berjalan Perseroan untuk tahun buku 2025 sejumlah Rp. 741.580.000.000,- sebagai laba ditahan untuk memperkuat ekuitas Perseroan," tulis manajemen ADES dalam risalah rapat, dikutip Jumat (19//6/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 545.367.213 saham. Jumlah ini setara dengan 92,4513% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Selain soal laba, pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun 2025. Rapat juga memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada jajaran Direksi dan Komisaris atas tindakan mereka selama tahun tersebut.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...