Anomali Pasar: KOSPI Terbang 100%, Mengapa Won Korea Malah Terpuruk ke Level Terlemah Sejak 2009?
STOCKWATCH.ID (SEOUL) – Penguatan tajam pasar saham Korea Selatan sepanjang 2026 ternyata tidak diikuti oleh penguatan mata uang won. Sebaliknya, won justru melemah hingga menyentuh level terendah te...
Bacakan Artikel
Kedua, meningkatnya permintaan hedging valuta asing.
Ketiga, melambatnya arus repatriasi dana dari investor domestik.
Keempat, terbentuknya siklus yang saling memperkuat antara pelemahan won dan penguatan KOSPI.
Hingga akhir Mei 2026, investor asing tercatat memiliki saham Korea Selatan senilai sekitar 2.774 triliun won atau setara USD1,84 triliun.
BofA memperkirakan kenaikan KOSPI sebesar 10% dapat memicu pembelian dolar AS sekitar USD18 miliar apabila investor menerapkan rasio lindung nilai sebesar 10% terhadap tambahan eksposur investasinya.
- Mark Dynamics Indonesia (MARK) Tebar Dividen Interim Rp76 Miliar, Simak Jadwal C...
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Ida Ayu Somawati Borong 222,4 Ribu Saham WINE, Kepemilikan Bertambah
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BEI Buka Sementara Suspensi Saham EDGE untuk Crossing Buyback Go Private
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Mark Dynamics Indonesia (MARK) Tebar Dividen Interim Rp76 Miliar, Simak Jadwal C...
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...