Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Pasar minyak dunia bersiap menghadapi kejutan pasokan yang luar biasa. Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada akhir pekan memicu kepanikan baru. Pelaku pasar takut...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Pasar minyak dunia bersiap menghadapi kejutan pasokan yang luar biasa. Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada akhir pekan memicu kepanikan baru. Pelaku pasar takut aliran minyak melalui Selat Hormuz benar-benar terputus.
Mengutip CNBC, para analis memprediksi reaksi harga minyak akan langsung melonjak tajam saat perdagangan dibuka kembali. Pertanyaan terbesarnya saat ini adalah seberapa lama ketegangan ini akan menghentikan ekspor minyak dari kawasan Teluk.
CEO Vanda Insights, Vandana Hari, menyoroti eskalasi peperangan ini. Situasi saat ini sangat tidak bisa diprediksi oleh pasar.
"Pada titik ini, tampaknya kita sedang melihat konflik militer skala penuh antara AS dan Iran, yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lintasannya tidak mungkin untuk dinilai," ujar Hari kepada CNBC.
Hari memperingatkan dampak sistemik jika konflik terus berlarut. Hal ini bisa dicegah asalkan AS mampu melucuti angkatan laut militer Iran lebih dulu dan mengamankan lalu lintas kapal tanker.
"Jika ini berlanjut selama berhari-hari dengan Iran dan proksinya membalas secara maksimal, kita sedang melihat skenario terburuk untuk minyak, termasuk gangguan besar aliran minyak melalui Timur Tengah," tegasnya.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)