Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Pasar minyak dunia bersiap menghadapi kejutan pasokan yang luar biasa. Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada akhir pekan memicu kepanikan baru. Pelaku pasar takut...

Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100
Bacakan Artikel

"Ini bisa menghadirkan skenario tiga kali lipat keparahannya dari embargo minyak Arab dan revolusi Iran pada tahun 1970-an, dan mendorong harga minyak ke tiga digit, sementara harga LNG menguji kembali rekor tertinggi tahun 2022," papar Kavonic.

Kekhawatiran serupa diungkapkan oleh Presiden Lipow Oil Associates, Andy Lipow. Serangan ini meningkatkan risiko gangguan pasokan secara signifikan di kawasan tersebut. Padahal, fasilitas minyak Iran belum secara langsung ditargetkan sejauh ini.

Lipow turut membeberkan skenario terburuk dari konflik mematikan ini. Ia menakar probabilitas skenario mengerikan ini berada di angka 33% jika Iran merasa semakin terpojok.

"Serangan terhadap infrastruktur minyak Saudi yang diikuti oleh penutupan penuh Selat Hormuz," jelas Lipow.

Sebagai catatan, harga minyak mentah Brent ditutup pada level USD 72,48 per barel pada perdagangan Jumat. Harga ini mencatatkan kenaikan sekitar 19% sepanjang tahun berjalan. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup pada USD 62,02 per barel, atau melonjak sekitar 16% sejauh tahun ini.

Pilih Halaman: