Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Pasar minyak dunia bersiap menghadapi kejutan pasokan yang luar biasa. Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada akhir pekan memicu kepanikan baru. Pelaku pasar takut...

Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100
Bacakan Artikel

McNally menilai insiden ini sebagai "perkembangan yang sangat serius" bagi pasar minyak dan gas dunia. Semua sangat bergantung pada produksi dan aliran dari Selat Hormuz. Ia menegaskan tingkat lonjakan harga akan sangat ditentukan oleh durasi dan ruang lingkup gangguan.

Mimpi buruk bagi pasar global bukan sekadar hilangnya ekspor Iran hingga 2 juta barel per hari. Ancaman terbesarnya adalah gangguan pelayaran meluas di selat tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Riset Energi MST Marquee, Saul Kavonic.

"Indikasi awal menunjukkan serangan berskala lebih luas ke Iran, dengan serangan balasan yang dapat meningkat hingga menarik banyak negara Teluk," kata Kavonic.

Ia memprediksi pasar akan langsung memasukkan berbagai spektrum risiko ke dalam harga jual. Eskalasi peperangan ini bisa menyeret kawasan Teluk ke dalam kelumpuhan infrastruktur.

"Jika rezim Iran merasa mereka menghadapi ancaman eksistensial, upaya untuk memblokir Selat Hormuz tidak dapat dikesampingkan," ucap Kavonic.

Namun, Kavonic yakin AS beserta sekutunya akan segera mengerahkan pengawal militer. Langkah ini wajib dilakukan demi melindungi jalur pelayaran komersial. Jika Iran berhasil menutup selat, implikasinya bagi pasar energi global akan sangat fatal.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: