Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Pasar minyak dunia bersiap menghadapi kejutan pasokan yang luar biasa. Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada akhir pekan memicu kepanikan baru. Pelaku pasar takut...

Awas Krisis Energi Ala 1970-an! Penutupan Selat Hormuz Bisa Kerek Harga Minyak Tembus USD 100
Bacakan Artikel

Perhatian utama dunia kini tertuju pada Selat Hormuz. Posisinya terjepit di antara Oman dan Iran. Jalur ini merupakan rute transit paling kritis bagi minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global.

Data Kpler mencatat sekitar 13 juta barel minyak per hari melewati selat ini pada tahun 2025. Angka tersebut setara dengan 31% dari total aliran minyak lintas laut dunia. Selat Hormuz menghubungkan produsen raksasa seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab menuju pasar global.

Laporan Reuters pada hari Sabtu mengungkap situasi memanas di perairan tersebut. Seorang pejabat misi angkatan laut Uni Eropa, Aspides, mendengar pesan radio VHF dari Garda Revolusi Iran. Peringatan tersebut ditujukan kepada kapal-kapal komersial.

"Tidak ada kapal yang diizinkan melewati Selat Hormuz," bunyi peringatan tersebut.

Meski begitu, Teheran belum mengonfirmasi arahan resmi penutupan jalur air tersebut. Selama bertahun-tahun, Iran memang kerap mengancam akan memblokir selat sempit ini sebagai bentuk balasan atas serangan musuh.

Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally, menyebut situasi ini sangat genting. Ia sebelumnya telah memperingatkan kliennya soal probabilitas konflik yang mencapai angka 75%.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: