BEI Pantau Ketat Saham BABY! Investor Diminta Waspada!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan terjadinya aktivitas pasar tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY). BEI men...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan terjadinya aktivitas pasar tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY).
BEI menyebut terdapat indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham BABY. "Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," ujar Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (26/6/2025).
BEI menjelaskan bahwa pihaknya tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham BABY. Terutama setelah sebelumnya saham ini juga masuk pengumuman UMA pada 11 November 2024.
Informasi terakhir yang disampaikan oleh Multitrend Indo tercatat pada 12 Juni 2025. Informasi tersebut terkait penyampaian bukti iklan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) melalui situs resmi BEI.
Sebagai langkah antisipasi, BEI mengimbau para investor untuk lebih waspada dalam mengambil keputusan investasi terhadap saham ini. Investor diminta mencermati sejumlah hal penting.
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti