Buyback Saham Dimulai 29 April 2025, Trans Power Marine Siapkan Dana Rp80 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), emiten jasa pengangkutan laut berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Demikian dikemukakan Rudy...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), emiten jasa pengangkutan laut berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Demikian dikemukakan Rudy Sutiono, Sekretaris Perusahaan TPMA, dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Senin (28/4/2025).
Menurut Rudy,ย TPMA menyiapkan dana sebesar Rp80 miliar untuk program pembelian kembali (buyback) saham tersebut atau sebanyak-banyaknya 100 juta lembar saham atau setara dengan 2,851% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
"Dana sebesar Rp80 miliar itu dianggarkan untuk membiayai pembelian kembali saham, termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara, pajak dan biaya-biaya lainnya sehubungan dengan pelaksanaan pembelian kembali saham," katanya
Sesuai dengan ketentuan POJK 13, pembelian kembali saham akan dilaksanakan paling lama tiga bulan setelah tanggal keterbukaan informasi ini. "Pembelian kembali saham TPMS akan dilaksanakan pada 29 April 2025 sampai dengan 28 Juli 2025,โ kata Rudy.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah