Dolar AS Tergelincir! Euro Naik, Bitcoin Tembus US$100.000, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (6/12/2024) WIB. Penyebab utama penurunan ini adalah menguat...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (6/12/2024) WIB. Penyebab utama penurunan ini adalah menguatnya euro dan lonjakan harga bitcoin yang mencetak rekor baru. Selain itu, data klaim pengangguran di AS yang lebih tinggi dari perkiraan menambah tekanan terhadap dolar.
Mengutip CNBC International, euro menguat 0,6% menjadi US$1,0567. Mata uang Uni Eropa ini bergerak menjauh dari level terendah dua tahun yang tercatat pada akhir November. Meski demikian, euro diperkirakan masih akan mencatatkan kerugian untuk minggu ini, yang akan menjadi kerugian keempat dalam lima minggu terakhir.
Penguatan euro dipengaruhi oleh stabilitas obligasi pemerintah Prancis. Setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan pemimpin partai dan anggota parlemen, pasar merespons positif. Meskipun demikian, ketidakpastian politik di Prancis tetap membayangi pasar.
Sejak Rabu, selisih antara obligasi 10 tahun Prancis dan Jerman menyempit menjadi 77,2 basis poin, yang merupakan selisih terendah sejak 22 November. Menurut Shaun Osborne, Kepala Strategi FX di Scotiabank, hal ini memberi dorongan bagi euro untuk bergerak lebih tinggi. "Euro mencoba menembus level resistansi utama di US$1,0590," ujarnya.
Sementara itu, bitcoin terus melaju dengan mencetak rekor baru. Pada Kamis pagi, harga bitcoin tembus US$103.649, angka tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong oleh optimisme investor terhadap kebijakan ramah kripto yang akan diterapkan oleh pemerintah AS, setelah penunjukan Paul Atkins sebagai Kepala SEC oleh Presiden terpilih Donald Trump.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)