Emas Dunia Naik Tajam! Ketegangan Geopolitik dan Kebijakan Suku Bunga Bikin Harga Meroket!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas mengalami lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (10/12/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (11/12/2024) WIB, dan mencapai level tertinggi dalam dua...
Setelah dua kali pemotongan suku bunga sepanjang tahun ini, para trader memperkirakan ada peluang 86% bahwa The Fed akan kembali menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 17-18 Desember mendatang, menurut alat CME FedWatch.
Emas memang dikenal sebagai aset yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Biasanya, harga emas cenderung naik saat suku bunga lebih rendah.
Selain itu, kebijakan moneter yang lebih longgar dari China untuk tahun depan juga memberikan dampak positif pada harga emas. China, sebagai konsumen emas terbesar di dunia, berencana untuk melonggarkan kebijakan moneter dan menerapkan kebijakan fiskal yang lebih proaktif.
Razaqzada menambahkan, "Setiap pengumuman besar dari China, terutama menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, dapat memberikan dorongan tambahan bagi harga emas. Permintaan perhiasan biasanya meningkat pada periode tersebut."
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak (spot silver) naik 0,7% menjadi US$32,04 per ons, sementara harga platinum menguat 0,5% menjadi US$940,90. Namun, harga palladium turun 0,4% menjadi US$969,52.
- 1
- 2
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...