FILM Tarik Pinjaman Bank Mandiri Rp794,75 Miliar Buat Biayai Akuisisi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT MD Entertainment Tbk (FILM) mengumumkan, Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dari Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp794,75 miliar pada 11 Oktober 2024...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT MD Entertainment Tbk (FILM) mengumumkan, Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dari Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp794,75 miliar pada 11 Oktober 2024 . Pinjaman Bank Mandiri tersebut terdiri atas Tranche I maksimum sebesar Rp529,500 miliar dan Tranche II dengan jumlah maksimum Rp265,250 miliar.
Direksi FILM dalam keterangan, Selasa (15/10/2024) mengemukakan, pinjaman ini memiliki tenor 61 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian.ย Bunga pinjaman 9,25% per tahun yang dapat direview setiap saat dan disesuaikan dengan tingkat suku bunga yang berlaku di BMRI. Bahkan BMRI berhak mengubah suku bunga atau reference rate dari waktu ke waktu atas diskresi BMRI.
โFasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk corporate action Perseroan yakni pembiayaan akuisisi atas Net Visi Media (NETV),โ tulis Direksi dalam laporannya.
Direksi FILM berharap, transaksi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi Perseroan. Bagaimanapun juga, penambahan kegiatan usaha Perseroan akan memperluas peran Perseroan di industri media dan hiburan, termasuk penyiaran televisi. Dengan demikian, hal ini akan memungkinkan Perseroan untuk menjadi salah satu pemain kompetitif di pasar media dan hiburan Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.
Di sisi lain, papar Direksi, transaksi ini juga akan membantu mengembangkan bisnis dengan meningkatkan akses perseroan kepada saluran distribusi televisi. Perseroan memiliki rekam jejak produksi konten-konten televisi sukses. Sehingga, Net Visi Media akan mendapat akses kepada kapabilitas produksi perseroan akan membuat Net Visi Media semakin kompetitif. โOleh karena itu, transaksi ini akan menguntungkan kedua belah pihak, yaitu perseroan dan Net Visi Media,โ katanya.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya