Harga Emas Merosot, Ternyata Dolar AS Biang Keladinya!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia anjlok pada penutupan perdagangan Jumat (3/1/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (4/1/2025) WIB, setelah mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir...
Namun, Shah tetap optimis terhadap prospek harga emas. Ia mengatakan, meskipun ada tekanan dari dolar, utang global yang meningkat dan ketidakpastian geopolitik masih mendukung harga emas. "Masalah-masalah ini kemungkinan akan terus ada, yang berarti harga emas masih punya dasar dukungan," ungkapnya.
Sementara itu, kebijakan proteksionisme yang diusulkan Trump diperkirakan akan meningkatkan inflasi. Menurut Shah, hal ini bisa memperlambat penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS, yang pada gilirannya membatasi potensi kenaikan harga emas.
Emas biasanya menguntungkan di lingkungan suku bunga rendah. Namun, permintaan musiman juga mendukung harga emas. Ross Norman, analis independen, mencatat bahwa Januari selalu menjadi bulan dengan kinerja terbaik untuk harga emas dalam dua dekade terakhir.
Pada bulan ini, investor sering membuka posisi beli baru, dan permintaan perhiasan meningkat seiring musim liburan. Ini memberikan dorongan tambahan bagi harga emas.
Di sisi lain, logam mulia lainnya juga mencatatkan kenaikan. Harga perak spot naik 0,2% menjadi US$29,619 per ons. Sementara itu, harga platinum dan palladium masing-masing menguat 1,7% menjadi US$938,25 dan 1,3% menjadi US$923.
- 1
- 2
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten