Harga Emas Melejit 26%, Cetak Kinerja Terbaik Sejak 2010!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia menutup tahun 2024 dengan performa luar biasa. Sepanjang tahun lalu, logam mulia tersebut naik lebih dari 26%, menjadi kenaikan tahunan tertinggi sejak 2010....
Pada November, harga emas sempat terkoreksi karena penguatan dolar AS akibat optimisme terhadap kebijakan Trump. Meski begitu, prospek emas tetap kuat. “Kami yakin pasar emas akan bangkit kembali di 2025, didukung pelemahan pasar tenaga kerja AS, suku bunga tinggi, dan meningkatnya permintaan ETF,” kata Tom Mulqueen dari Citi Global Markets.
Perak juga menunjukkan performa apik dengan kenaikan hampir 22%, menjadikannya tahun terbaik sejak 2020. Sebaliknya, platinum dan paladium masing-masing turun lebih dari 8% dan 17%.
Citi memprediksi harga perak bisa mencapai US$36 per ounce di 2025, didorong oleh defisit pasar dan pelonggaran kebijakan Fed. Meski demikian, performa perak diperkirakan tetap di bawah emas.
- 1
- 2
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten