Harga Emas Melemah akibat Dolar Kuat dan Sikap Trump soal Tarif
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun pada penutupan perdagangan Senin (24/3/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (25/3/2025) WIB, Penurunan harga logam mulia ini terjadi akibat tertekan o...
Sementara itu, Trump memberi sinyal akan ada fleksibilitas dalam penerapan tarif timbal balik yang dijadwalkan berlaku mulai 2 April. Kebijakan ini diperkirakan bisa memicu inflasi dan menghambat pertumbuhan ekonomi AS.
Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, dan Presiden Fed New York, John Williams, menyatakan masih terlalu dini untuk menilai dampak ekonomi dari kebijakan tarif Trump.
Pekan lalu, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya dan mengindikasikan akan ada dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 0,25% tahun ini. Kini, pasar menantikan data Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang akan dirilis Jumat mendatang. Data ini menjadi indikator utama inflasi yang digunakan oleh The Fed.
Di sisi lain, pejabat AS dan Rusia bertemu di Arab Saudi untuk membahas kemungkinan gencatan senjata luas di Ukraina. Washington juga berharap ada kesepakatan gencatan senjata di wilayah Laut Hitam sebelum mencapai kesepakatan yang lebih besar.
"Jika pembicaraan di Arab Saudi menghasilkan kemajuan dan harga emas turun karena hal itu, saya yakin penurunan ini akan cepat dibeli kembali," ujar Bob Haberkorn, Senior Market Strategist di RJO Futures.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten