Harga Emas Naik Lagi! Ketegangan Tarif dan Dolar Melemah Jadi Pendorong
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia naik pada penutupan perdagangan Selasa (15/4/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (16/4/2025) WIB. Kenaikan ini terjadi di tengah pelemahan dolar AS dan kekha...
Pasar keuangan kini memperkirakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, akan kembali memangkas suku bunga acuan mulai Juni. Diperkirakan total pemangkasan sepanjang tahun ini bisa mencapai 100 basis poin.
Kini perhatian investor tertuju pada pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dijadwalkan berbicara pada Rabu. Pasar menunggu sinyal terbaru soal arah kebijakan suku bunga selanjutnya.
Sejauh ini, harga emas sudah naik lebih dari 23% sepanjang 2025. Dengan ketidakpastian global yang masih tinggi dan prospek pemangkasan suku bunga, logam mulia ini diprediksi akan terus menarik minat investor.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten