Harga Emas Tertekan, Investor Tunggu Arah Kebijakan Trump
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin (20/1/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (21/1/2025) WIB. Meskipun demikian, harga emas berhasil mema...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin (20/1/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (21/1/2025) WIB. Meskipun demikian, harga emas berhasil memangkas sebagian kerugian. Para investor kini menantikan pidato pelantikan Donald Trump yang diharapkan bisa memberikan gambaran mengenai kebijakan ekonomi pemerintahannya.
Mengutip CNBC International, harga emas spot melemah 0,1% menjadi US$2.697,60 per ounce pada pukul 03.00 GMT, setelah sebelumnya turun hingga 0,5%. Sementara itu, emas berjangka AS turun 0,3% ke US$2.740,10 per ounce.
Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade, menyebut penurunan harga emas masih terbatas berkat statusnya sebagai aset safe haven. "Meski ada tekanan jual, emas tetap menjadi pilihan saat ketidakpastian meningkat," ujarnya.
Investor mencermati apakah Trump akan menyampaikan nada yang lebih lunak soal kebijakan perdagangan dan tarif dalam pidatonya. Jika ya, kekhawatiran inflasi bisa berkurang, yang dapat melemahkan dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga mendukung harga emas.
Namun, rencana kebijakan Trump, termasuk tarif perdagangan, dinilai bisa memicu inflasi dan perang dagang. Kondisi ini justru meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten