Harga Minyak Babak Belur! Janji Trump Bikin Brent dan WTI Rontok
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali terjun bebas pada penutupan perdagangan Kamis (6/2/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (7/2/2025) WIB. Pernyataan Presiden AS Donald Trump...
Sempat ada harapan harga minyak bisa naik. Ini terjadi setelah Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi baru kepada individu dan perusahaan yang mengirim jutaan barel minyak Iran ke China.
Trump juga menegaskan niatnya membawa ekspor minyak Iran ke titik nol. “Peringatan sudah keluar. Siapa pun yang terlibat dalam perdagangan minyak Iran berisiko terkena sanksi,” kata analis Price Futures Group, Phil Flynn.
Di sisi lain, pasar minyak mendapat sedikit dorongan dari langkah Saudi Aramco. Perusahaan minyak Arab Saudi itu menaikkan harga jual minyak mentah ke pasar Asia mulai Maret.
Namun, sentimen negatif masih mendominasi. Sehari sebelumnya, harga minyak sempat rontok lebih dari 2% akibat lonjakan stok minyak mentah dan bensin di AS. Ini menjadi sinyal lemahnya permintaan global.
Investor juga terus mencermati dampak tarif baru AS-China, termasuk kebijakan tarif pada produk energi. Pasar minyak masih akan bergerak liar dalam beberapa waktu ke depan!
- 1
- 2
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten