Harga Minyak Dunia Anjlok US$1 per Barel, Pasar Cemas Soal Turunnya Permintaan
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia anjlok sekitar US$1 per barel pada penutupan perdagangan Senin (28/4/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (29/4/2025) WIB. Penurunan ini dipicu kek...
Pasar makin gelisah akibat sinyal yang saling bertentangan dari Presiden AS Donald Trump dan pemerintah China tentang perkembangan upaya meredakan perang dagang.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada Minggu lalu tidak mendukung pernyataan Trump bahwa negosiasi dengan China sedang berlangsung. Sementara itu, Beijing juga membantah adanya pembicaraan apa pun.
"Pasar saat ini dipenuhi ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi dalam 24 hingga 48 jam ke depan," kata Phil Flynn, analis senior Price Futures Group. "Apakah kita akan membombardir Iran? Apakah China akan membeli lebih banyak minyak?"
Dari sisi pasokan, beberapa anggota OPEC+ diperkirakan akan mengusulkan percepatan kenaikan produksi minyak untuk bulan kedua berturut-turut dalam pertemuan 5 Mei mendatang.
Analis BNP Paribas, Aldo Spanjer, menyebutkan dalam catatannya bahwa sentimen pasar menjadi lebih pesimis dibandingkan bulan lalu. Hal ini terutama karena langkah OPEC+ yang lebih agresif dalam meningkatkan produksi dan keraguan atas kekompakan di dalam kartel.
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten