Harga Minyak Dunia Melejit 2%! Sanksi untuk Rusia dan Iran Jadi Pemicu Kenaikan Tajam
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia mencatatkan lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan Jumat (13/12/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/12/2024) WIB. Minyak Brent dan WTI masing-...
Analis Ritterbusch and Associates menyebutkan bahwa ada beberapa faktor yang mendorong lonjakan harga minyak. Selain sanksi terhadap Rusia dan Iran, kebijakan ekonomi China yang lebih mendukung, ketegangan politik di Timur Tengah, serta kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS turut mempengaruhi.
Pada minggu ini, Uni Eropa sepakat untuk mengenakan sanksi ke-15 terhadap Rusia terkait perang di Ukraina. Sanksi ini menargetkan armada tanker bayangan Rusia. AS juga sedang mempertimbangkan langkah serupa.
Sementara itu, Inggris, Perancis, dan Jerman siap mengembalikan semua sanksi internasional terhadap Iran jika negara tersebut mencoba mengembangkan senjata nuklir.
Data terbaru dari China menunjukkan impor minyak mentah pada November meningkat setelah tujuh bulan berturut-turut mengalami penurunan. Tren ini diperkirakan akan berlanjut hingga awal 2025, dengan pengolah minyak China memilih pasokan minyak lebih murah dari Arab Saudi.
Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan permintaan minyak global pada 2025 akan tumbuh sebesar 1,1 juta barel per hari. Ini lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya yang hanya 990.000 barel per hari. Permintaan ini didorong oleh stimulus ekonomi China.
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya