Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Waspada Risiko Pasokan Rusia dan Keputusan The Fed
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (16/9/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (17/9/2025) WIB. Pasar menimbang risiko gangguan pasokan dar...
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (16/9/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (17/9/2025) WIB. Pasar menimbang risiko gangguan pasokan dari Rusia setelah serangan drone Ukraina, sekaligus menunggu keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
Mengutip CNBC International, kontrak berjangka Brent naik US$1,03 atau 1,53% menjadi US$68,47 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat US$1,22 atau 1,93% ke posisi US$64,52 per barel, di New York Mercantile Exchange. Sehari sebelumnya, Brent sudah ditutup naik 45 sen di US$67,44 dan WTI menguat 61 sen ke US$63,30.
Serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia makin intensif. Tujuannya untuk melemahkan kemampuan Moskow dalam perang, sementara perundingan damai masih buntu.
“Serangan terhadap terminal ekspor seperti Primorsk lebih ditujukan untuk membatasi kemampuan Rusia menjual minyak ke luar negeri, yang berdampak ke pasar ekspor,” tulis analis JP Morgan. Mereka menambahkan, “Yang lebih penting, serangan ini menunjukkan kesediaan yang semakin besar untuk mengganggu pasar minyak internasional, yang berpotensi menambah tekanan kenaikan harga minyak.”
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...