Harga Minyak Dunia Turun Usai IEA Pangkas Proyeksi Permintaan
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia turun pada penutupan perdagangan Selasa (15/4/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (16/4/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah Badan Energi Intern...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia turun pada penutupan perdagangan Selasa (15/4/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (16/4/2025) WIB. Penurunan ini terjadi setelah Badan Energi Internasional (IEA) memangkas proyeksi permintaan minyak global, mengikuti langkah serupa yang dilakukan OPEC.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka Brent turun 21 sen atau 0,32% menjadi US$64,67 per barel, di London ICE Futures Exchange.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) erpangkas 20 sen atau 0,33% ke posisi US$61,33 per barel, di New York Mercantile Exchange.
IEA memangkas proyeksi permintaan minyak dunia karena ketegangan perdagangan global yang makin memanas. Dalam laporan terbarunya, IEA memprediksi permintaan minyak tahun ini hanya akan naik 730.000 barel per hari. Angka ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang mencapai 1,03 juta barel per hari. Untuk tahun depan, proyeksi permintaan juga direvisi turun menjadi 690.000 barel per hari.
Sebelumnya, OPEC juga memangkas proyeksi permintaan minyaknya karena ketidakpastian kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang semakin menekan pasar energi global.
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten