Harga Minyak Naik Lagi Gara-Gara Sanksi Baru untuk Iran
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali naik pada penutupan perdagangan Selasa (21/4/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (22/4/2025) WIB. Kenaikan ini terjadi setelah Amerika Serik...
Meskipun harga minyak pulih, para analis tetap mewaspadai dampak lanjutan dari tarif AS terhadap ekonomi global. Kebijakan ini dikhawatirkan bisa menekan permintaan energi dalam jangka panjang.
Dana Moneter Internasional (IMF) juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini. Dalam laporan terbarunya, IMF menyoroti tarif AS yang mencapai level tertinggi dalam 100 tahun terakhir dan meningkatnya ketegangan dagang dengan Tiongkok.
Sementara itu, Kementerian Ekonomi Rusia juga menurunkan proyeksi harga rata-rata Brent tahun 2025 hampir 17% dari prediksi sebelumnya.
Di sisi lain, survei awal Reuters menunjukkan bahwa stok minyak mentah dan bensin AS kemungkinan turun minggu lalu. Namun, persediaan bahan bakar jenis distilat diperkirakan mengalami kenaikan.
Data resmi dari American Petroleum Institute dan Energy Information Administration akan dirilis dalam waktu dekat untuk mengonfirmasi hal tersebut.
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten