Investor Protes Harga MTO Mandom Indonesia, Manajemen Buka Suara Soal Lonjakan Beban 4150%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memberikan tanggapan resmi atas keberatan pemegang saham minoritas terkait penetapan harga Mandatory Tender Offer (MTO). Perseroan ju...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memberikan tanggapan resmi atas keberatan pemegang saham minoritas terkait penetapan harga Mandatory Tender Offer (MTO). Perseroan juga mengklarifikasi lonjakan beban jasa profesional yang dinilai janggal oleh investor.
Corporate Secretary Mandom Indonesia Tbk, Alia Dewi, menjelaskan pelaksanaan MTO ini merupakan pemenuhan aturan OJK. Langkah tersebut menyusul perubahan pengendali tidak langsung pada tingkat pemegang saham utama.
Kalon Holdings Co., Ltd. (Kalon) telah merampungkan pengambilalihan Mandom Corporation. Perusahaan asal Jepang tersebut kini menjadi pengendali baru dengan kepemilikan 65,23%.
Alia menegaskan penetapan harga MTO sebesar Rp2.891 per saham sudah mengikuti prosedur. Perhitungan ini mengacu pada rata-rata harga historis sesuai Peraturan OJK Nomor: 9/POJK.04/2018.
"Harga MTO ditetapkan sesuai dengan ketentuan perhitungan dalam Peraturan OJK tersebut. Tidak terdapat tambahan premi yang diwajibkan," tulis Alia dalam surat balasannya kepada investor, dikutp Rabu (29/04/2026).
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...