Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Membantah, JD Vance Terbang ke Swiss
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Ketegangan kembali memuncak di Selat Hormuz pada Sabtu (20/6/2026). Iran menyatakan telah menutup jalur pelayaran penting tersebut dan memperingatkan kapal-kapal untuk men...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Ketegangan kembali memuncak di Selat Hormuz pada Sabtu (20/6/2026). Iran menyatakan telah menutup jalur pelayaran penting tersebut dan memperingatkan kapal-kapal untuk menjauh. Namun, Amerika Serikat (AS) membantah klaim tersebut dan menegaskan jalur air itu tetap terbuka.
Langkah Iran ini muncul di tengah persiapan perundingan lanjutan di Swiss. Wakil Presiden AS, JD Vance, telah bertolak dari Washington menuju Swiss pada Sabtu malam. Ia dijadwalkan bertemu dengan delegasi Iran serta mediator dari Pakistan dan Qatar pada Minggu.
Komando militer gabungan Iran dan Korps Garda Revolusi Islam menyebut penutupan selat adalah balasan atas operasi militer Israel di Lebanon. Mereka menuduh AS menunjukkan iktikad buruk dan gagal memenuhi komitmen dalam kerangka gencatan senjata. Televisi pemerintah Iran menyatakan langkah-langkah selanjutnya telah direncanakan jika agresi terus berlanjut.
Pihak militer AS memberikan pernyataan berbeda. Mereka memastikan Selat Hormuz tidak tertutup. Pasukan AS terus memantau situasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas kapal.
โIran tidak mengendalikan Selat Hormuz,โ ujar Juru Bicara Komando Pusat AS, Navy Captain Tim Hawkins.
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya