Jejak Karier Abdul Munim: Dari Staf IT Hingga Kursi Direksi Bursa Efek Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Abdul Munim sebagai calon Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. Pen...

Jejak Karier Abdul Munim: Dari Staf IT Hingga Kursi Direksi Bursa Efek Indonesia
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Abdul Munim sebagai calon Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. Penunjukan ini membawa angin segar bagi keamanan infrastruktur digital pasar modal. Abdul Munim merupakan sosok "insinyur" senior yang telah mengabdi di bursa selama hampir tiga dekade.

Pria kelahiran Surakarta, 12 September 1967 ini memiliki fondasi teknis yang sangat kuat. Ia merupakan lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1994. Latar belakang pendidikan dari kampus teknik terbaik di Indonesia ini menjadi modal utama dalam mengelola sistem perdagangan saham yang sangat kompleks.

Karier Abdul Munim di BEI adalah potret dedikasi tanpa henti. Ia bergabung dengan bursa sejak Desember 1996 sebagai staf pengembangan aplikasi. Sejak saat itu, ia terlibat langsung dalam hampir seluruh tonggak sejarah digitalisasi pasar modal Indonesia.

Pada awal tahun 2000-an, ia menjadi bagian dari tim inti yang mengawal operasional Jakarta Automated Trading System (JATS) dan pengembangan Remote Trading. Inovasi ini merupakan titik balik yang memungkinkan investor bertransaksi tanpa harus hadir secara fisik di lantai bursa. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi Operasional Teknologi Informasi selama tujuh tahun.

Salah satu prestasi terbesarnya adalah saat menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Teknologi Informasi (2018–2023). Saat ini, ia tengah mengemban tanggung jawab besar sebagai Konsultan Project Manager untuk Pembaruan Sistem Perdagangan dan Pengawasan (PSPP). Proyek ini merupakan tulang punggung masa depan infrastruktur perdagangan BEI yang lebih modern dan aman.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2