Kinerja Solid, Laba Bersih Prodia (PRDA) Melonjak 150,1% di Kuartal I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mencatat kinerja yang solid dan tetap resilien di tengah dinamika ekonomi-politik global. Pada Kuartal I 2026, Perseroan membukukan pendapata...
Liana Kuswandi, Direktur Utama Prodia dalam siaran pers, Rabu 29 April 2026, menyampaikan, kuartal I 2026 menjadi referensi awal bagi Perseroan dalam melihat prospek sektor layanan laboratorium kesehatan, Ini dengan mencermati tren musiman selama Ramadan dan Idul Fitri yang mempengaruhi pola konsumsi, serta direspons melalui inisiatif peningkatan kesadaran kesehatan seperti kampanye #TenangKarenaTau.
Di sisi lain, lanjutnya, Perseroan juga memantau eskalasi konflik geopolitik global, namun hingga saat ini hal tersebut tidak memberikan dampak material terhadap operasional dan tetap diantisipasi secara prudent.
Untuk mendorong kinerja positif ke depannya, Perseroan mengakselerasi strategi utama melalui penguatan ekosistem digital, optimalisasi layanan dan mengembangkan precision medicine melalui specialty clinics seperti stem cell, autoimmune & allergy, dan longevity. Kami baru saja meresmikan Integrative Autoimmune &Allergy Clinics di Gading Serpong Tangerang dan Stemcell Clinic di Pondok Indah, Jakarta.
“Kami juga terus meningkatkan layanan diagnostik kompleks, seperti tes esoterik, genomik, dan multiomics. Upaya ini didukung oleh peningkatan produktivitas jaringan, kolaborasi strategis, dan ekspansi selektif guna menjaga pertumbuhan dan menciptakan nilai berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara Marina Eka Amalia selaku Finance & Sustainability Director Prodia, mengatakan bahwa fondasi keuangan Perseroan masih dalam kuadran positif dan solid “Secara keseluruhan, fondasi keuangan Perseroan tetap berada dalam kondisi yang sehat dan resilien, sehingga mampu menopang keberlangsungan operasional secara berkelanjutan,” ungkapnya.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya