Medialoka Hermina Bagikan Dividen Tunai Rp10,5 per Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) akan membagikan dividen tunaik untuk tahun buku 2024 sebesar Rp161,34 miliar (Rp10,5 per saham). Jumlah dividen tersebut mencapai 30% dari la...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) akan membagikan dividen tunaik untuk tahun buku 2024 sebesar Rp161,34 miliar (Rp10,5 per saham). Jumlah dividen tersebut mencapai 30% dari laba HEAL sebesar Rp535,94 miliar pada tahun 2024.
Direksi HEAL dalam pengumuman hasil RUPS yang disampaikan ke BEI, Jumat (25/4/2025) mengemukakan, rencana pembagian dividen ini telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) HEAL pada 23 April 2025.
Selain dividen, RUPS juga menyetujui dana sebesar Rp14 miliar dari laba bersih tahun 2024 untuk dialokasikan sebagai cadangan Perseroan. Sedangkan sisa laba 2024 dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja Perseroan.
Pada 2024, HEAL membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp535,94 miliar, tumbuh 22,54% jika dibandingkan Rp437,34 miliar pada tahun 2023. Adapun pendapatan HEAL meningkat 16,13% menjadi Rp6,71 triliun pada 2024, dari Rp5,78 triliun pada tahun 2023. (konrad)
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...