Mitos Digital Marketing yang Perlu Anda Ketahui
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Apakah Anda merasa frustrasi dengan hasil digital marketing yang tidak sesuai harapan? Sudah mengeluarkan banyak uang untuk merekrut influencer terkenal, tapi tetap tidak men...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Apakah Anda merasa frustrasi dengan hasil digital marketing yang tidak sesuai harapan? Sudah mengeluarkan banyak uang untuk merekrut influencer terkenal, tapi tetap tidak menghasilkan keuntungan? Anda tidak sendiri.
Banyak perusahaan mengalami hal yang sama. Kampanye digital marketing mereka tidak memberikan dampak yang diinginkan. Apa yang salah?
Berdasarkan banyak riset, penyebab terbesar kegagalan digital marketing adalah kurangnya strategi dan tujuan yang jelas. Sering kali, digital marketing dijalankan tanpa terhubung dengan strategi bisnis secara keseluruhan.
Ada banyak mitos tentang digital marketing yang perlu diungkap. Pertama, banyak orang berpikir bahwa influencer besar otomatis memberikan dampak besar. Ini tidak selalu benar. Menggandeng influencer dengan banyak pengikut tidak selalu memberikan manfaat besar bagi merek.
Kedua, trafik dianggap sebagai hal yang paling penting. Memang, trafik itu penting, tetapi bukan satu-satunya penentu kesuksesan digital marketing. Elemen lain yang juga penting adalah impresi, engagement, customer relationship management (CRM), dan konversi penjualan.
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...