Pendapatan dan Laba Summarecon (SMRA) Kompak Turun di Semester I 2025, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja pendapatan maupun laba PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengalami penurunan pada enam bulan pertama 2025. Penurunan kinerja SMRA tersebut disebabkan antara lain oleh ke...
Bacakan Artikel
Manajemen Perseroan berhasil menekan turun beban pokok penjualan dan beban langsung sebesar 15,5%, dari Rp2,69 triliun menjadi Rp2,28 triliun di semester I 2025. Namun, laba kotor SMRA merosot 22,66% menjadi Rp2,29 triliun pada semester I 2025, dibanding Rp2,97 triliun pada semester I 2024.
Rekomendasi
Beban penjualan Perseroan naik 10,04% menjadi Rp243,14 miliar dari Rp220,95 miliar pada semester I 2024. Adapun beban umum dan administrasi meningkat 18%, dari Rp527 miliar menjadi Rp622 miliar pada semester I 2025.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...