Permintaan Meningkat, PGN Targetkan Volume Niaga Gas Sebesar 877 BBTUD
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berkomitmen untuk menjalankan proyek-proyek strategis gas bumi. Pasalnya, keberlanjutan proyek strategis infrastruktur pipa maupun non pi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berkomitmen untuk menjalankan proyek-proyek strategis gas bumi. Pasalnya, keberlanjutan proyek strategis infrastruktur pipa maupun non pipa berperan fundamental bagi PGN di tengah tuntutan ketahanan dan transisi energi.
Tahun 2026 ini, PGN menargetkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen pelanggan sekitar 877 BBTUD atau tumbuh sebesar 4%. Hal ini didorong oleh optimisme terhadap pertumbuhan demand dari beberapa kawasan industri dan pelanggan baru, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah. PGN juga akan melengkapi layanan gas bumi dengan penyaluran LNG. Optimisme ini yang mendorong PGN untuk memperkuat operasional sebagai pondasi utama.
“Fokus PGN di tahun 2026 adalah penguatan operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan kepada pelanggan. PGN juga memiliki harapan besar untuk menyambungkan gas bumi menuju masyarakat di berbagai sektor masyarakat dan pusat-pusat ekonomi,” kata Fajriyah Usman, Corporate Secretary PGN dalam siaran pers, Rabu 11 Maret 2026.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...