Pertamina NRE Gandeng GCL Tiongkok Garap Proyek Energi Bersih di Indonesia
STOCKWATCH.ID (SUZHOU) โ Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menandatangani nota kesepahaman dengan GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd., perusahaan energi bersih dan terbarukan...
STOCKWATCH.ID (SUZHOU) โ Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menandatangani nota kesepahaman dengan GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd., perusahaan energi bersih dan terbarukan asal Tiongkok. Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah strategis Pertamina NRE dalam mendorong transisi energi nasional.
Penandatanganan dilakukan pada Rabu (7/1/2026) di Kantor GCL Intelligent Energy, Suzhou, Tiongkok. Kesepakatan ditandatangani Chief Executive Officer Pertamina NRE John Anis dan Chairman of the Board of GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd. Fei Zhi.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak membuka peluang pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga sampah, energi baru dan terbarukan, serta pembangkit listrik berbasis gas di Indonesia. Proyek tersebut diarahkan untuk mendukung penurunan emisi dan memperkuat ketahanan energi nasional.
John Anis menyampaikan kolaborasi ini menjadi langkah nyata membangun ekosistem energi bersih yang berkelanjutan di Indonesia.
โKolaborasi dengan GCL merupakan langkah strategis Pertamina NRE untuk mempercepat pengembangan energi bersih di Indonesia. Kami melihat potensi besar untuk mengombinasikan pengalaman global GCL dengan kapabilitas dan pemahaman lokal Pertamina dalam menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan dan kompetitif,โ ujar John Anis.
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi