BEI Buka Suspensi, Dua Saham Ini Siap Diperdagangkan Lagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan dua saham mulai sesi I pada Rabu, 26 November 2025. Dua saham tersebut adalah PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) dan P...

BEI Buka Suspensi, Dua Saham Ini Siap Diperdagangkan Lagi
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan dua saham mulai sesi I pada Rabu, 26 November 2025. Dua saham tersebut adalah PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) beserta Waran Seri I INET-W. Pembukaan kembali dilakukan setelah bursa menilai perdagangan kedua saham dapat dilanjutkan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan pencabutan suspensi mengacu pada evaluasi bursa. Ia menegaskan keputusan pembukaan kembali mengacu pada pengumuman sebelumnya.

“Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00359/BEI.WAS/11-2025 tanggal 17 November 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) dan berdasarkan penilaian Bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 26 November 2025,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi, Selasa (26/11/2025).

Ia juga menegaskan pembukaan kembali suspensi INET dan INET-W. “Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025 tanggal 24 November 2025 perihal penghentian sementara perdagangan Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET-W) di Seluruh Pasar, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET-W) di Seluruh Pasar dibuka kembali mulai sesi I tanggal 26 November 2025,” imbuhnya.

Suspensi atas saham LFLO sebelumnya diberlakukan pada 18 November 2025 akibat lonjakan harga yang dianggap tidak wajar. BEI menghentikan perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai untuk melindungi investor. BEI juga meminta semua pihak selalu memperhatikan setiap keterbukaan informasi dari perseroan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: