Sempat Disuspensi karena Melonjak Tajam, Saham LFLO Kembali Dibuka BEI!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) setelah sempat disuspensi selama satu hari. Pande Made Kusuma Ari A., Ke...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) setelah sempat disuspensi selama satu hari.
Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, mengonfirmasi pencabutan suspensi ini melalui pengumuman resmi bursa.
Menurut pengumuman BEI bernomor Peng-UPT-00078/BEI.WAS/05-2025, suspensi saham LFLO di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dicabut dan perdagangan dibuka kembali mulai sesi I tanggal 20 Mei 2025.
Sebelumnya, saham LFLO dihentikan sementara sejak sesi I pada Senin, 19 Mei 2025. Suspensi dilakukan karena terjadi lonjakan harga yang tidak biasa dalam waktu singkat. Hal ini disampaikan oleh Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman resminya pada 16 Mei 2025.
“Suspensi saham LFLO dalam rangka cooling down dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” kata Yulianto.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten