Break 7.400, IHSG Bisa Melejit! BNI Sekuritas Sarankan ‘Spec Buy’ Saham - Saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih punya peluang naik lebih tinggi pada perdagangan Selasa (22/7/2025). Potensi kenaikan ini terbuka lebar...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih punya peluang naik lebih tinggi pada perdagangan Selasa (22/7/2025). Potensi kenaikan ini terbuka lebar jika level resistance kuat di 7.400 berhasil ditembus. Prediksi ini disampaikan oleh CFP Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.
Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran resistance 7.450 hingga 7.500. Sementara itu, level support diperkirakan berada di rentang 7.300 sampai dengan 7.350.
“IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikannya jika berhasil break resistance kuat di 7.400,” ujar Fanny dalam riset pagi ini.
Pada penutupan perdagangan Senin (21/7/2025), IHSG ditutup menguat 86,277 poin atau naik 1,18% ke level 7.398,192. Penguatan ini dibandingkan penutupan hari Jumat, 18 Juli 2025, yang berada di posisi 7.311,915. Sepanjang hari, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.408,012 dan terendah di 7.306,872.
Meski naik, aksi jual asing masih berlanjut dengan catatan net sell sekitar Rp129 miliar. Saham yang paling banyak dilepas asing antara lain Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), Barito Renewables Energy (BREN), dan Perusahaan Gas Negara (PGAS).
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%